Digital Marketing VS Traditional Marketing, Pilih Mana?

Pemasaran apa yang Anda pilih? Apakah pemasaran digital (digital marketing) atau pemasaran tradisional (traditional marketing)?
Marketing.
Marketing. (Foto: ravepubs.com)

Sebagai pemilik usaha, tentu saja Anda telah menyiapkan budget khusus untuk pemasaran. Pemasaran apa yang Anda pilih? Apakah pemasaran digital (digital marketing) atau pemasaran tradisional (traditional marketing)?

Memilih jenis pemasaran bukanlah hal yang mudah. Hal ini karena pemasaran memegang penting peranan dari keberlanjutan usaha. Pemasaran yang tepat dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan, namun pemasaran yang kurang tepat akan memberikan dampak negatif.

Munculnya istilah digital marketing dan traditional marketing tentu membuat Anda bingung untuk memilih pemasaran yang terbaik. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui lebih lanjut mengenai kedua tipe pemasaran tersebut sehingga Anda dapat memutuskan dengan tepat.

Lantas, apa sebenarnya perbedaan dari digital marketing dan traditional marketing? Pemasaran mana yang harus dipilih?

Apa it Traditional Marketing?

Majalah.
Majalah sebagai salah satu media traditional marketing. (Foto: uprint.id)

Sesuai dengan namanya, maka pemasaran ini menggunakan konsep “tradisional”. Maksud tradisional di sini bukanlah kembali ke masa zaman batu atau purbakala dengan menggunakan sistem barter.

Pemasaran tradisional merupakan pemasaran yang dengan menjangkau konsumen melalui metode iklan maupun promosi secara offline. Traditional marketing memiliki beberapa kategori, meliputi:

  • Iklan di media cetak seperti majalah atau koran
  • Siaran di radio atau televisi
  • Iklan cetak seperti baliho, selebaran, atau banner
  • Telepon seperti telemarketing, ;sms marketing
  • Kartu pos

Lima kategori di atas selama ini banyak sekali digunakan oleh pelaku bisnis, bahkan hingga saat ini kita masih dapat menemukannya. Sebelum berkembangnya internet, traditional marketing merupakan satu-satunya jenis pemasaran yang ada.

Sekian lama menggunakan traditional marketing, maka pasti jenis pemasaran ini memiliki beberapa kelebihan serta kekurangan. Apa saja itu?

Kelebihan Traditional Marketing

Traditional marketing tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Hal ini karena masyarakat sudah sejak lama bergantung pada jenis pemasaran ini. Selain itu, banyak masyarakat menganggap bahwa informasi yang ada di koran, majalah atau televisi lebih mudah dipahami dibandingkan dengan digital marketing, terlebih untuk pengguna baru.

Lebih lanjut, traditional marketing jika disajikan dengan cara yang kreatif maka dapat lebih berdampak dibandingkan dengan digital marketing. Contohnya yaitu billboard NüTea yang ada di negara Indonesia.

Kelemahan Traditional Marketing

Berkurangnya Minat Konsumen Akan Media Cetak

Dengan berkembangnya internet dan teknologi, maka sebagian besar masyarakat sudah memiliki akses internet sendiri. Bahkan, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di gadget dengan berbagai macam aplikasi, dan mereka tidak terlalu tertarik lagi untuk membeli majalah atau koran.

Dengan begitu, iklan Anda bergantung pada media tersebut. Jika mereka memiliki peminat yang rendah, maka peminat dari iklan Anda juga akan rendah.

Biaya yang Tinggi

Jika Anda memiliki iklan di sebuah koran, maka target dari konsumen Anda adalah orang-orang yang melihat koran tersebut saat dipublikasikan. Dengan kondisi tersebut, berapa besar peluang Anda?

Maka dari itu, Anda membutuhkan iklan yang berulang dan tentu saja biaya yang berulang untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen.

Interaksi Kecil

Traditional marketing merupakan pemasaran satu arah dengan Anda memberikan informasi kepada konsumen. Namun, mereka tidak dapat bertanya lebih lanjut mengenai informasi tersebut, sehingga tidak ada interaksi antara konsumen dengan media serta dengan perusahaan Anda.

Target Pelanggan yang Terbatas

Menggunakan traditional marketing maka Anda hanya dapat menyasar ke target konsumen yang telah ditentukan. Misalnya Anda memiliki produk skincare remaja dengan target konsumen tentu saja perempuan dalam usia remaja. Traditional marketing dapat membantu hal tersebut, namun tidak dapat membantu untuk menjangkau segmen konsumen lainnya.

Padahal, walaupun yang menggunakan produk Anda adalah perempuan dalam kategori remaja, namun bisa saja yang membeli bukanlah mereka. Mereka merupakan perempuan yang masih sekolah sehingga kebanyakan belum memiliki pendapatan yang cukup dan masih bergantung dengan orang tua.

Dengan begitu, bisa saja yang membeli produk Anda adalah orang tuanya atau saudara yang lebih tua dari remaja tersebut. Target konsumen seperti ini tidak dapat dijangkau dengan pemasaran tradisional.

Apa itu Digital Marketing?

Media sosial.
Salah satu bentuk digital marketing adalah iklan yang ada di media sosial. (Foto: uinjkt.ac.id)

Digital marketing atau pemasaran digital adalah kegiatan memasarkan produk dengan bantuan jaringan internet (online) serta perangkat elektronik seperti handphone. Saat ini sudah banyak perusahaan menggunakan digital marketing karena dapat menutup kekurangan dari traditional marketing. Pemasaran jenis ini menggunakan media seperti website, media sosial, e-commerce dan email marketing.

Kelebihan Digital Marketing

Dengan beralihnya para pemilik usaha baik usaha mikro, kecil, menengah, dan besar, maka pasti digital marketing memiliki kelebihan daripada traditional marketing.

Tinggi Minat Masyarakat Akan Media Online

Saat ini sebagian besar masyarakat memiliki gadget pribadi dan akses internet. Mereka juga lebih menyukai untuk berinteraksi dan mencari tahu akan suatu hal melalui internet.

Hal ini merupakan peluang yang besar bagi Anda karena jangkauan pasar Anda adalah seluruh orang-orang yang menggunakan internet. Dimanapun lokasi konsumen tersebut, asalkan ada jaringan internet, maka pemasaran yang Anda lakukan dapat sampai ke mereka.

Interaksi Aktif

Dengan menggunakan digital marketing, maka konsumen dapat bertanya apa saja dan dapat direspon dengan menggunakan bot atau admin, sehingga terjadi interaksi dua arah antara konsumen dengan perusahaan.

Biaya yang Terjangkau

Berbeda dengan traditional marketing, memasarkan produk dengan sistem digital marketing memiliki biaya yang lebih terjangkau dan jangka waktu yang lebih lama. Contohnya saja Anda memasarkan iklan di website, maka selama website tersebut masih aktif dan ada, maka iklan Anda juga masih ada dan dapat dilihat oleh konsumen.

Dengan begitu, Anda akan mengeluarkan biaya yang lebih rendah dibanding menggunakan traditional marketing.

Target yang Jelas

Target Anda adalah pengguna internet. Dengan begitu Anda dapat menyasar ke target-target pilihan dan melakukan pendekatan yang lebih aktif.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan pemasaran di luar target, sehingga jangkauan pemasaran Anda lebih luas dan lebih banyak konsumen yang tahu akan produk Anda. Semakin luas jangkauan pemasaran, maka diharapkan semakin meningkat angka penjualan.

Dapat Menghitung Keakuratan Media

Berbeda dengan traditional marketing, saat menerapkan digital marketing Anda dapat melihat keakuratan sebuah media. dengan begitu Anda akan mengetahui media mana saja yang memberikan dampak lebih baik sehingga Anda dapat lebih fokus di media tersebut.

Dapat Digunakan untuk Promosi Personal

Jika Anda pikir bahwa digital marketing hanya cocok untuk perusahaan, maka Anda salah. Hal ini karena promosi menggunakan internet dapat mempromosikan apapun, bahkan diri Anda sendiri. Inilah sebab digital marketing dikatakan media promosi multifungsi.

Multifungsi ini juga berarti bahwa Anda dapat mempromosikan lebih dari satu bidang dalam satu media. Hebat bukan?

Kelemahan Digital Marketing

Walaupun digital marketing dapat menanggulangi dari kekurangan-kekurangan traditional marketing, namun masih ada beberapa kelemahan yang dimilikinya.

Target Perlu Melek Teknologi

Sesuai dengan media yang digunakan yaitu internet, maka konsumen harus melek teknologi dan aktif dalam menggunakannya. Jika tidak, maka iklan Anda akan menjadi percuma.

Dengan banyaknya kelebihan digital marketing, buat Anda yang sudah memutuskan untuk melakukan digital marketing Anda perlu fokus dalam prosesnya.

Kesimpulan

Setelah Anda mengetahui lebih dalam mengetahui pemasaran tradisional dan digital, maka pertanyaan selanjutnya adalah pemasaran mana yang terbaik?

Jika dilihat dari data statistik terkait pengguna internet di Indonesia yang mencapai 175 juta lebih, maka teknik pemasaran yang lebih baik adalah digital marketing. Hal ini karena banyaknya pengguna tersebut dapat menjadi target pasar Anda dan juga Anda memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas.

Walaupun masih ada perusahaan yang menggunakan traditional marketing, namun itu bukan jenis pemasaran utama yang mereka gunakan. Bahkan perusahaan tersebut lebih fokus untuk pemasaran berbasis digital.

Buat Anda yang baru memulai usaha atau ingin beralih dari traditional ke digital marketing, jangan ragu lagi. Lebih cepat lebih baik.