11 Buah Meredakan Panas Dalam pada Balita

Anak Anda sedang panas dalam? berikan buah berikut ini untuk membantu mengatasi panas dalam pada balita dengan mudah.
11 Buah Meredakan Panas Dalam pada Balita

Panas dalam yang dikenal oleh masyarakat merupakan suatu kondisi tubuh yang mengalami panas tidak pada suhu normal. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, laki-laki atau perempuan, tua atau muda.[1]

Panas dalam merupakan suatu kondisi yang dikenal oleh masyarakat, namun tidak secara medis. Medis mengenal panas dalam sebagai suatu kondisi akibat peradangan yang terjadi pada seseorang.

Panas dalam dapat disebabkan oleh berbagai kondisi seperti dehidrasi, cuaca yang sedang panas, hipertiroid, serta makanan yang dikonsumsi. Panas dalam ini identik dengan beberapa gejala seperti infeksi saluran pernapasan, iritasi tenggorokan, serta asam lambung yang meningkat.[2]

Panas dalam bukanlah sebuah penyakit yang berbahaya. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meredakan panas dalam pada balita, salah satunya yaitu memberikan buah-buahan yang disukainya.

Beberapa buah yang dapat membantu meredakan panas dalam yaitu:

Delima

Delima dapat digunakan untuk menangkal berbagai macam infeksi serta mengurangi peradangan. Karena bentuk buah delima yang kecil, maka Anda dapat memberikan delima dapat bentuk yang sudah diolah seperti jus sehingga dapat dinikmati oleh balita.[3]

Pisang

Pisang merupakan salah satu buah yang lembut dan dapat mengatasi sakit tenggorokan pada anak. Selain lembut dan disukai oleh anak-anak, pisang juga memiliki banyak kandungan baik bagi tubuh, seperti kaya akan vitamin B6, potasium, dan vitamin C.[4]

Semangka

Semangka merupakan buah dengan kandungan air yang tinggi, yaitu mencapai 92 persen. Buah satu ini juga kaya akan nutrisi seperti vitamin A, vitamin B kompleks, antioksidan.

Anda dapat memberikan semangka yang telah dipotong kepada anak, sehingga mereka dapat mengonsumsinya sendiri. Perlu diingat untuk memastikan tidak ada biji pada semangka tersebut karena bisa saja tertelan.[2]

Timun

Sama seperti semangka, timun merupakan buah yang mengandung 90 persen kandungan air. Timun memiliki banyak kandungan yang baik bagi tubuh, seperti vitamin B, flavonoid, elektrolit, serta serat yang dapat membantu untuk sistem pencernaan anak.

Sangat dianjurkan untuk tidak memasak timun. Cukup dengan mencuci dan memotongnya menjadi lebih kecil dan berikan pada anak Anda. Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan memarut timun dan mencampurkannya dengan makanan pendamping Air Susu Ibu (ASI).[2]

Air Kelapa

Siapa yang tidak menyukai air kelapa? Tua maupun muda sangat menyukai air kelapa karena rasanya yang menyegarkan.

Air kelapa merupakan minuman ideal untuk mengatasi mendinginkan tubuh serta melancarkan pencernaan. Hal ini diperoleh dari kandungan elektrolit air yang mirip dengan darah manusia.

Balita Anda dapat mengonsumsi air kelapa ketika umurnya lebih dari enam bulan, karena asam laurat yang terdapat di dalam air kelapa mirip dengan ASI. Selain itu, air kelapa sangat alami dan steril sehingga tidak perlu untuk diolah lagi. [2]

Blueberry

Blueberry merupakan buah yang dijuluki sebagai raja antioksidan. Kandungan antioksidan yang ada pada blueberry sangat tinggi dibandingkan buah lainnya.

Antioksidan berperan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh serta menghasilkan berbagai macam penyakit. Antioksidan yang dimiliki oleh blueberry termasuk dalam antioksidan polifenol yang disebut dengan flavonoid.

Anda dapat memberikan anak-anak blueberry dalam bentuk jus sehingga dapat dengan mudah untuk dikonsumsi oleh anak-anak.[5]

Kiwi

Buah hijau satu ini kaya akan vitamin C, K, E, folat, dan kalsium yang baik untuk tubuh. Selain itu, buah ini memiliki kandungan antioksidan dan sumber serat tinggi.

Manfaat buah kiwi salah satunya yaitu untuk membantu penderita asma dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C yang berada di dalam kiwi merupakan nutrisi penting yang berperan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang dapat diatasi adalah flu atau pilek yang menyerang sistem pernapasan.[6]

Belimbing

Buah yang berasal dari Asia dan memiliki nama latin Averrhoa carambola ini merupakan buah yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satu untuk mengurangi peradangan.

Belimbing memiliki kandungan flavonoid seperti quercetin, epicatechin, dan asam galat yang dapat membantu untuk mencegah peradangan.

Belimbing juga untuk membantu anak-anak tidur lebih nyenyak karena saat anak-anak tersebut mengalami panas dalam, maka dirinya akan kesulitan untuk tidur.[7]

Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi dan berperan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah satu ini sudah digunakan oleh masyarakat sejak dahulu untuk mengatasi panas dalam, tenggorokan sakit, hingga batuk. Caranya mudah, yaitu dengan mencampur air jeruk nipis dan madu.

Sirsak

Buah satu ini memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu untuk menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel. Sirsak juga dapat meningkatkan imunitas tubuh yang berasal dari manfaat vitamin C yang dapat merangsang pertumbuhan produksi sel darah putih.

Apel

Apel merupakan buah dengan kandungan vitamin C dan serat yang dapat membantu untuk meredakan panas dalam. Anda dapat memberikan potongan kecil apel kepada anak atau dijadikan sebagai jus.

Referensi:
  1. Vaishnavi Nagaraj. Beat Body Heat with These 10 Effective Remedies. Firstcry Parenting: 2019.
  2. Dr. Hema. 18 Best Cooling Summer Foods for Babies. My Little Moppet: 2020.
  3. Danielle Dresden & Debra Rose Wilson, Ph.D, MSN, RN, IBCLC, AHN-BC, CHT. Foods To Eat And Drink With A Sore Throat. Medical News Today: 2020.
  4. Anonim. Top 10 Healing Foods For A Sore Throat. ETimes: 2019.
  5. Joe Leech, MS. 10 Proven Health Benefits of Blueberries. Healthline: 2018.
  6. Ana Gotter & Natalie Butler, R.D, L.D. 7 Health Benefits of Kiwi. Healthline: 2018.
  7. Rinkesh. 15 Magical Benefits of Eating Star Fruit (Carambola) on Your Skin and Body. Conserve Energy Future: 2020.