Penyebab Kulit Kepala Kering dan Berkerak Lengkap dengan Cara Mengatasinya

Kulit kepala yang kering dan berkerak dapat terjadi karena banyak faktor seperti penggunaan produk hingga autoimun.
Penyebab Kulit Kepala Kering dan Berkerak Lengkap dengan Cara Mengatasinya

Anda memiliki kulit kepala kering dan juga berkerak? Apakah Anda berpikir bahwa itu adalah ketombe? Sebenarnya kedua kondisi tersebut memiliki gejala yang sama, yaitu kulit kepala yang berjatuhan disertai rasa gatal. Namun, keduanya merupakan kondisi yang berbeda.[1]

Gejala Kulit Kepala Kering dan Berkerak

Gejala kulit kepala kering ada beberapa dan hampir sama dengan kebanyakan permasalah kulit kepala lainnya yaitu:[2,3]

  • Gatal
  • Kulit Merah
  • Serpihan kulit seperti ketombe di kulit kepala dan rambut
  • Terdapat bercak kulit berminyak

Penyebab Kulit Kepala Kering dan Berkerak

Kulit kepala yang kering dan berkerak memiliki beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya, mulai dari faktor eksternal hingga faktor internal. Beberapa faktor tersebut:

Terlalu Banyak Mencuci Rambut

Mencuci rambut atau keramas merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dengan tujuan membersihkan kulit kepala serta rambut. Namun, jika Anda keramas setiap hari, maka dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit kepala untuk tetap lembab.

Cucilah rambut Anda sesuai dengan jenis rambut tersebut. Jika Anda memiliki rambut yang kasar, maka cukup sekali dalam seminggu Anda keramas. Namun jika Anda memiliki rambut yang halus, maka Anda perlu beberapa kali keramas dalam seminggu.[2]

Tidak Sesuai dengan Produk Rambut

Kulit kepala yang gatal, merah dan mengelupas bisa saja merupakan dermatitis kontak. Reaksi alergi tersebut dapat terjadi karena penggunaan produk tertentu seperti sampo. Terlebih jika Anda mewarnai rambut menjadi hitam, maka bisa saja merupakan reaksi dari zat kimia yang ada di dalam pewarna rambut tersebut.[2]

Perubahan Cuaca

Jika Anda sedang berada di daerah empat musim dan sedang musim dingin, maka hal tersebut juga dapat mengakibatkan kulit kepala kering. Hal ini karena kelembapan udara menurun sehingga dapat mengeringkan kulit kepala.[2]

Ketombe

Ketombe memiliki gejala yang mirip dengan kulit kepala kering, namun ketombe biasanya disebabkan oleh jamur yang ada pada kulit kepala Anda. Ketombe juga merupakan salah satu gejala dari kondisi kulit yang disebut dengan dermatitis seboroik.[2]

Eksim

Eksim merupakan kondisi kulit yang dapat menimbulkan kulit kering, merah, gatal serta pecah-pecah. Kondisi ini dapat terjadi di kulit kepala, tangan, siku, wajah, dan juga punggung lutut. Eksim sendiri dapat disebabkan oleh sampo dengan bahan yang keras, stres serta perubahan suhu.[2]

Psoriasis Kulit Kepala

Berbeda dari kondisi yang lain, psoriasis kulit kepala disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh Anda yang membuat sel-sel kulit berkembang biak lebih cepat dari biasanya. Sehingga, sel-sel tersebut menumpuk di permukaan kulit dan membuat bercak gatal serta terlihat seperti berkerak.[2]

Kapan Harus ke Dokter?

Bagaimana jika kulit kepala tersebut masih kering dan terkelupas? Apakah perlu untuk menemui dokter? Tidak masalah jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter, namun cobalah untuk menggunakan beberapa cara yang dapat di lakukan di rumah terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki beberapa kondisi di bawah ini, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter:[3]

  • Anda memiliki gejala lain seperti kemerahan dan koreng.
  • Perawatan yang dapat dilakukan di rumah tidak berhasil.
  • Terdapat luka terbuka di kepala atau wajah.

Terlebih jika ternyata kulit kepala yang kering tersebut disebabkan oleh gangguan autoimun atau penyakit kronis. Maka dari itu, segeralah untuk konsultasi dengan dokter sehingga kondisi kulit kepala tidak semakin memburuk.[3]

Cara Mengatasi Kulit Kepala yang Kering dan Berkerak

Kulit kepala yang kering dapat Anda coba atasi dengan beberapa bahan di bawah ini:

Minyak Kelapa

Minyak kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat membantu untuk melembabkan kulit kepala Anda yang kering. Selain itu, minyak kelapa juga memiliki kandungan antijamur dan antibakteri yang dapat membantu untuk mengurangi risiko infeksi. Bahkan, minyak kelapa ini juga dapat Anda gunakan untuk dermatitis atopik.

Caranya yaitu dengan mengoleskan sedikit minyak kelapa ke kulit kepala lalu pijat. Biarkan 10 menit lalu cuci rambut seperti biasa. Dengan begitu, kulit kepala Anda tidak akan kering dan rambut Anda juga akan halus.[4]

Tea Tree Oil

Tea tree oil merupakan salah satu bahan yang memiliki sifat antiseptik, antijamur, dan antibiotik yang dapat meredakan kulit kepala kering beserta gejalanya. Cara pakainya yaitu dengan mencampurkan beberapa tetes tea tree oil dengan minyak kelapa atau zaitun lalu oleskan ke kulit kepala sambil dipijat. Biarkan selama 10 menit dan bilas seperti biasa.[4]

Lidah Buaya

Lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi iritasi kulit serta melembapkan kulit. Cara penggunaannya yaitu dengan mengoleskan ke kulit kepala dan biarkan selama 10 menit lalu bilas.

Cuka sari apel

Cuka apel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya yaitu dapat mengurangi gejala kulit kepala yang kering. Selain itu, cuka apel juga memiliki kandungan antimikroba yang dapat menghilangkan bakteri atau jamur penyebab gatal.

Cara penggunaannya yaitu campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:2. Setelah itu oleskan langsung ke kulit kepala dan biarkan selama lima menit. Bilas dengan menggunakan sampo yang lembut dan keringkan rambut Anda.[4]

Witch Hazel

Witch hazel merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk produk kecantikan. Ternyata, witch hazel juga dapat digunakan untuk mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan kulit kepala kering. Ia juga memiliki sifat astringent yang dapat meredakan gejala kulit kepala kering.

Anda dapat menggunakannya dengan cara mencampurkannya dengan air. Setelah itu oleskan sambil pijat di kulit kepala Anda secara menyeluruh, diamkan selama lima menit dan cuci rambut seperti biasanya.[4]

Cara Mencegah Kulit Kepala Kering dan Berkerak

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah kulit kepala kering, seperti:[3]

  • Menggunakan sampo yang tidak mengiritasi dan mengandung bahan untuk melembapkan kulit kepala.
  • Tidak terlalu sering keramas.
  • Gunakan humidifier agar kulit tidak kering.
  • Minum lebih banyak air.
Referensi:
  1. Stephanie Watson & Debra Sullivan, Ph.D, MSN, R.N, CNE, COI. Is It Dandruff or Dry Scalp? Symptoms, Treatment, and More. Healthline: 2019.
  2. Stephanie S. Gardner, MD. What Causes Dry Scalp?. WebMD: 2020.
  3. Zawn Villines & Karen Cross, FNP, MSN. The Difference Between Dandruff and A Dry Scalp. Medical News Today: 2018.
  4. Ana Gotter & Debra Rose Wilson, Ph.D, MSN, RN, IBCLC, AHN-BC, CHT. Home Remedies for Dry Scalp. Healthline: 2019.